SERING TURUN HUJAN, PETANI KACANG HIJAU RESAH.

Gambar

Masih seringnya hujan turun pada April 2012, membuat petani Kacang Hijau di Sumenep resah. Seperti yang dituturkan oleh Sampandi (40) kepada Klik Madura pada 09/04/2012, Seringnya hujan turun pada musim panen kacang hijau saat dikuatirkan menyebabkan kacang hijau yang sudah siap panen membusuk atau menjadi kecambah karena tidak dapat dikeringkan “mangken kauleh bek repot semolongah artak, polanah sabben areh gun lakoh ojen, artak mun e polong pas gun tak kerreng  (Sekarang saya agak repot untuk memanen kacang hijau, karena setiap hari sering hujan, kacang hijau kalau dipanen dikuatirkan tidak kering)”.

Selain hujan yang masih sering turun, petani kacang hijau juga diresahkan dengan harga jual kacang hijau yang murah, bayangkan per kilo gramnya hanya Rp. 4.000,- kepada tengkulak,  padahal sebelum musim panen harga normalnya berkisar Rp 8.000,- Tijani (34)  bahkan sempat tidak jadi menjaul hasil panen Kacang Hijaunya karena harganya sangat murah “kauleh bilenah pangara ajueleh artak, depak ka pasar pas gun etaber  empak ebuh sabben kilonah, gi epaburung ben kauleh tak daddih ejual (saya kemarin sempat mau menjual kacang hijau, nyampe ke pasar hanya ditawar empat ribu per kilonya, ya saya gagalkan aja tika jadi dijual)”

Sebagai informasi di Kabupaten Sumenep, sentra tanaman Kacang Hijau meliputi daerah pertanian tegalan di Kecamatan Bluto, Pragaan, dan lenteng dengan kapasitas produksi mencapai 1200 Ton menurut data Dinas Pertanian Sumenep.

2 Komentar to “SERING TURUN HUJAN, PETANI KACANG HIJAU RESAH.”

  1. kebalik, mas brouw…. sekarang petani resah karena jarang ada hujan……. aku malah yang paling resah….karena blum punya uang…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s