WISATA KE SUMENEP

 

Sumenep, Kabupaten paling timur Pulau Madura menjadi kabupaten yang paling jauh dari Ibu Kota Propensi Jawa Timur Surabaya. Untuk sampai ke Sumenep dapat dilalui dari Surabaya sekitar 4 jam perjalanan, dan jika melalui jalur laut dapat dilalui dari pelabuhan jangkar Situbondo dengan perjalan juga sekitar 4 jam perjalanan laut. Kedepan Sumenep dapat dijangkau dengan pesawat jika lapangan terbang Trunojoyo sudah di operasikan.

Sebagai Kabupaten, Sumenep memiliki wilayah terluas di Jawa Timur, dengan gugusan kepulauan mencapai 122 pulau. Orang Sumenep biasa menyebut Sumenep Daratan dan Sumenep Kepulauan. Pulau terjauh Sumenep adalah Masalembu yang secara geografis sangat dekat dengan kepulauan Sulawesi dan kepualuan Podai/Sepudi  yang memiliki kedekatan geografis dengan bali.

Bahasa sehari-hari masyarakat Madura adalah bahasa Madura, namun di pulau Masalembu dan sebagian Kangean ada yang menggunakan Bahasa Mandar sebagai bahasa sehari-hari bahkan panggilan kepada tokohnya memanggil Daeng, hal ini karena kedekatan geografis dengan Sulawesi. Sebagai wilayah kepulauan, Sumenep memiliki banyak pantai yang potensial untuk dijadikan objek wisata, di Sumenep Daratan, pantai utaranya terbentang luas pasir putih, memanjang dari barat hinga timur.

Bentangan pasir putih dapat dinikmati mulai dari Kecamatan Ambunten Hingga Kecamatan Dungkek. Tak heran jika beberapa lokasi di pantai tersebut dijadikan objek wisata. Sebut saja Pantai Lombang, terkenal dengan pasir putih yang di sekitarnya ditumbuhi cemara udang dan Pantai Slopeng yang sekitar pantainya banyak berdiri bukit-bukit pasir putih.

Objek Wisata Andalan

Pantai di kepulauan tidak kalah eksotiknya, ada hamparan pasir putih di pantai Gili Labak,  gugusan pulau-pulau kecil disekitar pulau kangean, Pulau dengan udara yang bersih di Gili Iyang.

Dari beberapa objek wisata di Sumenep yang saat ini masih menjadi andalan Sumenep untuk menarik wisman masih terbatas pada Asta Tinggi, Masjid Jamik  dan Asta Sayyid Yusuf sebagai objek wisata religi, dan situs-situs peninggalan keraton Sumenep termasuk juga Asta tinggi sebagai objek wisata sejarah.

Wisman baik lokal maupun regional lebih banyak yang berkunjung pada objek wisata sejarah dan religi, sedikit wisman yang datang khusus untuk mengunjungi pantai, karena objek wisata pantai di Sumenep belum menjadi prioritas pengembangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s